Saturday, February 26, 2022

THR dan Harga Minyak Goreng

 

Noelisasyikku, 28 Februari 2022.

Lebaran masih dua bulan lagi tapi kabar gembira bagi PNS, POLRI, TNI serta Pensiunan di awal tahun 2022 ini, karena Pemerintah dan DPR sudah menyetujui pencairan Gaji ke-13 maupun Tunjangan Hari Raya (THR) untuk tahun 2022.


Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata menjelaskan pemberian gaji ke-13 dan THR ini sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi nasional.


Pemerintah berupaya mendorong daya beli PNS, TNI dan Polri dan pensiunan dengan memberikan gaji ke-13 dengan tetap mencairkan Gaji ke-13 maupun THR meski kondisi keuangan negara sedang mengalami kendala akibat penanganan Covid-19 yang masih terus menggerus APBN kita.


Upaya itu diantaranya memberikan gaji ke-13, THR, serta tunjangan bagi PNS, TNI, Polri dan Pensiunan 2022.


Hal itu penting karena konsumsi rumah tangga berkontribusi besar dalam perekonomian Indonesia.


Isa mengatakan THR dan gaji ke-13 ini bukan hanya wacana karena APBN 2022 telah disahkan oleh DPR dan siap dijalankan.


"Di dalam RAPBN 2022, kebijakan untuk THR dan Gaji-13 saat ini sama dengan tahun 2021," kata Isa belum lama ini,


Hanya saja, kata Isa pemberian THR dan gaji ke-13 tahun 2022 dengan menghitung gaji pokok dan tunjangan melekat saja.


Sedangkan tunjangan kinerja (Tukin) tidak masuk dalam hitungan.


Dari pemangkasan tukin yang ada di THR dan gaji ke-13 tahun ini, pemerintah bisa menghemat anggaran hingga Rp 15 triliun.


Apapun dan berapaun besarnya Gaji-13 dan THR yang diberikan negara kepada PNS, TNI, POLRI dan Pensiunan tetap kita syukuri, karena ini sangat besar manfaatnya bagi penerimanya dan roda perekonomian akan makin kencang berputar sebagai efek domino penerimaan Gaji ke-13 dan THR tahun 2022 ini.


Sebagai konsekwensinya tentu kinerja dari para PNS, TNI dan POLRI diharapkan semakin meningkat dengan adanya tunjangan yang diterima setiap tahun ini.


Kapan pencairan THR dan Gaji ke-13 dilakukan? Seperti kebiasaan tahun lalu THR diberikan dua pecan sebelum Hari Raya Idul Fitri, sedangkan Gaji ke-13 biasanya diberikan kisaran bulan Juni-Juli karena digunakan untuk tambahan biaya pendidikan di tahun ajaran baru.


Di tengah situasi pandemi dan melambungnya harga minyak goreng , lankanya tahu tempe karena kedelai mahal,kabar pencairan THR bagi PNS, TNI, Polri dan pensiunan seperti oase di Padang Sahara.

Semoga informasi ini bermanfaat

Gresik, 27-02-2022


Thursday, October 8, 2020

Literasi Madrasah Berbasis P3K


Literasi Madrasah Berbasis P3K

Gerakan Literasi Nasional yang telah dicanangkan pemerintah sebagai tindak lanjut dari Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Pendidikan Karakter telah banyak direspon dan dilaksanakan oleh lembaga satuan pendidikan. Sejatinya, program GLN ini mengembangkan tri gerakan literasi yang saling berhubungan, yaitu Gerakan Literasi  Keluarga, Sekolah dan Masyarakat. Ketiganya sekaligus menjadi tripusat pendidikan di Negara kita. 
Lembaga satuan pendidikan disarm termasuk madrasah berkewajiban mengimplementasikan gerakan literasi nasional tersebut. Secara teknis dapat berupa program terintegrasi dalam kegiatan literasi sekolah atau madrasah. Dalam rangka melaksanakan gerakan literasi madrasah, di lembaga MTs N 4 Kota Surabaya telah melaksanakan berbagai kegiatan literasi. 
Program tersebut dikristalisasi ke dalam kegiatan rutin Literasi Madrasah Berbasis P3K (Pembiasaaan, Pengembangan dan Pembelajaran Klasikal). Artinya adalah gerakan literasi sekolah yang dilakukan di MTs N ini hingga pada tahap pembelajaran di kelas. 
Kegiatan Pembiasaan Literasi. Sebelum masa Corona, kegiatan pembiasaan ini dilakukan dengan tujuan untuk membiasakan siswa melaksanakan kegiatan literasi dasar di madrasah, yaitu: Bimbingan Baca Tulis Al-quran siswa kelas VII. Di kelas ini adalah siswa baru dengan beragam latar belakang. Baik asal sekolah, (lulusan SD dan MI) maupun latar belakang sosial budaya serta kehidupan dalam keluarganya. 
Secara teknis, siswa dikelompokan sesuai dengan kemampuan dasarnya. Yakni, kategori Tilawati 1-5. Terdapat siswa yang masuk kategori hafalan (Tahfiz) bagi mereka yang sudah memiliki bekal hafalan 1 juz, sebelumnya. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari dalam sepekan. Hari Selasa-Jumat. Pada hari Senin digunakan untuk Apel Pagi. Waktu pelaksanaan Bimbingan Baca Tulis Al Quran dimulai pada pukul 06.00-06.45 WIB.
Sedangkan untuk siswa Kelas 8 dan 9, kegiatan pembiasaan yang dilakukan adalah kewajiban siswa dalam melaksanakan salat duha setiap hari Senin-Jumat. Pada hari Senin dilanjutkan dengan kegiatan Apel Pagi rutin. Sedangkan pada hari Selasa-Kamis seusai melaksanakan salat duha, membaca Surat Yasin dan Surat Al Waqiah secara bergiliran. Pada hari Jumat seusai salat duha dilanjutkan dengan Kajian Kitab Kuning.
Bagi siswa putri yang sedang berhalangan maka mereka tidak mengikuti salat duha dan tadarus Al-quran tapi mereka akan diarahkan ke ruang perpustakaan untuk membaca buku non-pelajaran dan menyusun laporan resume sebagai kegiatan literasi membaca dan menulis.
Kegiatan Pengembangan Literasi. Pada kegiatan pengembangan literasi Madrasah ini, dibentuk Tim Literasi Madrasah yang bertugas menyusun rencana, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan literasi. Madrasah mengikutsertakan guru dalam kegiatan pelatihan menulis buku (Sagusabu). Terdapat 6 guru yang pernah ikut kegiatan pelatihan ini. Telah melahirkan karya buku dari 3 guru yang aktif menulis.
Madrasah kembentuk kelompok penulis madrasah yang terdiri dari siswa yang memilih kegiatan ekstra jurnalistik dan literasi. Selanjutnya siswa tersebut dilatih keterampilan menulis dan diikutsertakan pelatihan sasisabu. Hasil tulisan siswa juga diikutkan lomba cipta puisi atau cerpen yang diadakan oleh berbagai lembaga seperti Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Penerbit atau Dinas Perpustakaan Daerah.
Alternatif kegiatan yang bisa dilakukan dalam Kegiatan pengembangan ini antara lain; menulis komentar pada jurnal harian baca, mengungkapkan kembali apa yang telah dibaca atau pengalaman dalam bentuk lisan maupun tulisan, pengembangan kosakata dengan satu hari 4 kata 4 bahasa, Frayer Model, pemberian penghargaan tokoh literasi madrasah, pengembangan literasi digital dan teknologi menggunakan internet, pelibatan siswa dalam pengelolaan perpustakaan (Pustakawan Hebat) dan mengumpulkan karya guru dan siswa, berupa majalah dan buku.
Kegiatan Pembelajaran Klasikal. Siswa yang telah dibina dengan baik dalam berkegiatan literasi telah dapat mengimbaskan pada siswa lainnya. Guru juga mengintegrasikan kegiatan literasi secara klasikal dalam mata pelajaran yang diampunya. Misalnya, kegiatan menyimak, membaca, menulis dan berbicara selama kegaitan pembelajaran berlangsung. Sehingga dalam proses pembelajaran yang dilakukan, pada saat yang sama kegiatan literasi juga berjalan dengan baik.
Berdasarkan pengalaman penulis, kegiatan literasi Madrasah Berbasis P3K ini relative berjalan dengan efektif. Terbukti, banyak karya yang dihasilkan. Juga terciptanya suasana akademik yang literat di Madrasah, MTs N 4 Kota Surabaya.